TMMD Ke-130: Mengintegrasikan TNI dan Komunitas untuk Pembangunan Berkelanjutan

AMBON – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memiliki arti yang lebih dalam daripada sekadar hasil pembangunan infrastruktur. Kesuksesan TMMD dinilai dari seberapa erat hubungan dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang tercipta. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan TMMD Ke-130 oleh Kodim 1504/Ambon di Dusun Seri, Kelurahan Urumessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada Senin (19/10/2026).

Letda Inf Katipana, sebagai Dan SSK Satgas TMMD Ke-130, menyatakan kebanggaannya dapat terlibat langsung bersama warga dalam menyelesaikan target fisik program ini. Dia menyoroti bahwa semangat kebersamaan masyarakat Dusun Seri sangat tinggi, meskipun sebagian besar mengandalkan nelayan dan bertani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Keberhasilan TMMD kami lihat bukan hanya dari jumlah pembangunan fisik yang diselesaikan. Namun, lebih jauh dari itu adalah bagaimana kami bisa mendekatkan diri dan memperkuat rasa gotong royong di lingkungan ini,” kata Letda Inf Katipana.

Ia menekankan pentingnya interaksi dan kerja sama antara personel Satgas dengan masyarakat, sehingga mereka saling mendukung dan mengatasi tantangan bersama. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses ini menunjukkan bahwa TMMD lebih dari sekadar sebuah program pembangunan; ini adalah kesempatan untuk membangun solidaritas dan kepedulian sosial.

Letda Inf Katipana berharap, hasil dari TMMD tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Dusun Seri. Dia juga menekankan perlunya menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap hasil kerja ini tidak hanya memberi manfaat pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan di antara kita. TNI akan selalu ada untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Kegiatan TMMD Ke-130 ini merupakan perwujudan komitmen TNI untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat ikatan dengan masyarakat. Tema kegiatan, “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa,” mencerminkan bahwa pembangunan akan lebih berarti jika didasari oleh rasa kebersamaan dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *