
NABIRE – Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1705/Nabire intensif menjalankan proyek pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Wanggar Sari SP-B, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Minggu (19/10/2026).
Progres pembangunan rumah tersebut kini telah mencapai 75 persen. Personel Satgas bersinergi dengan masyarakat setempat untuk melaksanakan setiap proses pekerjaan dengan harapan dapat memenuhi target yang telah ditentukan.
Dan Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1705/Nabire yang juga menjabat sebagai Komandan SSK TMMD menyatakan bahwa proyek pembangunan RTLH merupakan salah satu prioritas utama dalam kegiatan TMMD saat ini. “Dengan pencapaian progres saat ini, kami optimis rumah ini akan siap huni sebelum program TMMD berakhir,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pelaksanaan RTLH tidak hanya semata-mata mengenai struktur fisik bangunan, melainkan juga sebagai upaya TNI untuk meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat yang memerlukan tempat tinggal yang layak.
Di lapangan, terlihat sinergi antara personel Satgas dan warga yang bekerja keras dalam menyelesaikan setiap aspek pembangunan. Pemanfaatan material bangunan yang ada bertujuan untuk mempercepat seluruh proses dengan lebih efisien.
Semangat kolaboratif yang kuat terlihat jelas di setiap langkah pembangunan yang dilakukan. Dengan bantuan warga, progres pekerjaan dapat dilaksanakan lebih cepat dan efektivitas menjadi lebih tinggi.
Tak hanya fokus pada RTLH, Satgas TMMD Ke-130 juga melaksanakan pembangunan infrastruktur lain seperti sumur dan MCK, serta menyelenggarakan berbagai program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Dengan terus meningkatnya progres ini, Satgas sangat optimis bahwa pembangunan RTLH dapat diselesaikan sebelum acara TMMD ditutup. Diharapkan, rumah yang sudah selesai dibangun akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga yang mendapat manfaat.
