
LUWU TIMUR – Kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 ke rumah Ibu Mida di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur pada Minggu (1/11/2026) dipenuhi dengan momen haru. Rumah yang dulunya tidak layak huni kini telah diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih layak, berkat inisiatif program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kunjungan ini dipimpin oleh Kolonel Inf Marthen Pasundan selaku Ketua Tim Wasev, didampingi oleh Irut-6 Sumdanas Itter Itumi Itjenad dan Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD serta Forkopimda Luwu Timur.
Rombongan Tim Wasev disambut hangat oleh Ibu Mida beserta keluarganya. Mereka menunjukkan perhatian yang besar ketika melihat kondisi rumah yang telah direnovasi oleh Satgas TMMD hingga mendekati penyelesaian akhir.
Perubahan yang terjadi memiliki makna yang sangat penting bagi Ibu Mida dan keluarganya. Sebelum perbaikan, rumah tersebut dalam keadaan bocor dan hampir roboh, menjadikan tempat tinggal itu tidak nyaman. Kini, kondisi rumahnya jauh lebih baik dan lebih layak dihuni bersama anak-anaknya, membuatnya merasa bersyukur.
“Saya sangat berterima kasih kepada TNI. Dulu rumah kami bocor dan mau runtuh, sekarang sudah baik dan layak untuk anak-anak saya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak-bapak TNI,” katanya sambil menahan haru.
Kolonel Inf Marthen Pasundan menekankan bahwa program RTLH adalah wujud perhatian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak. “Kami berharap dengan adanya rumah yang sudah layak pakai ini, Ibu Mida dan keluarganya bisa hidup dengan lebih nyaman dan sehat,” ujarnya. Saat ini, progres rehabilitasi rumah sudah mencapai 95 persen dengan hanya menyisakan pekerjaan finishing, seperti pengecatan. Kisah Ibu Mida menjadi contoh nyata dari dampak positif program TMMD yang berfokus pada pembangunan infrastruktur sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
