
MANOKWARI SELATAN, Sabtu (24/10/2026) – Tanpa mengenal waktu, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka berkolaborasi dengan warga untuk menyelesaikan pembangunan jembatan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, meski harus melewati hari libur.
Di tengah situasi lapangan yang tidak menentu, dengan tanah berlumpur dan air tergenang, personel Satgas TMMD berkomitmen penuh untuk menyelesaikan proyek jembatan. Kerja sama antara TNI dan masyarakat terlihat jelas saat mereka bergotong royong menyiapkan bahan bangunan, menggarap pondasi, dan melakukan pekerjaan pendukung yang diperlukan untuk mencapai target penyelesaian.
Bagi anggota Satgas TMMD, tak ada kata libur dalam pengabdian. Dengan niat dan tekad yang kuat, mereka berhindak terus berusaha merealisasikan jembatan yang selama ini diidamkan masyarakat untuk memudahkan aktivitas sehari-hari mereka.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menyatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu fokus utama yang harus dilaksanakan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi penghuni Kampung Yamboi. “Kami akan terus berjuang untuk memberikan yang terbaik selama masih ada masyarakat yang membutuhkan akses yang layak, karena jembatan ini adalah harapan mereka dan menjadi tanggung jawab kami,” terang Dansatgas.
Lebih lanjut, Dansatgas menekankan bahwa kesuksesan program TMMD tidak hanya dilihat dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari sinergi antara TNI dan masyarakat. “Kami sangat menghargai semangat masyarakat yang aktif membantu dan mendukung kegiatan di lapangan. Meskipun harus bertahan di tengah lumpur, kebersamaan ini menjadikan setiap tantangan terasa lebih mudah,” tuturnya.
Diharapkan, penyelesaian jembatan ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat, serta meningkatkan pengangkutan hasil pertanian dan produk lokal, serta membuka akses yang lebih baik ke layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian.
Kerja sama yang kuat antara personel Satgas TMMD dan warga Kampung Yamboi membuktikan bahwa pembangunan dapat berlangsung lebih ringan bila dilakukan bersama dengan sepenuh hati dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Bagi anggota Satgas TMMD, pengabdian tidak mengenal hari libur. Selama jembatan yang diimpikan masyarakat belum terwujud, semangat kerja keras akan terus menyala,” tutup pendim 1808/Manokwari Selatan.
