
MUNA – Walaupun terik matahari memancar dengan kuat, tekad Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1416/Muna tetap tak tergoyahkan saat menuntaskan pembangunan drainase di Desa Kawite-wite, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna pada hari Kamis (22/10/2026). Dalam kondisi cuaca yang cukup menyengat, para prajurit bekerja bersinergi dengan masyarakat untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat.
Di tengah ekses panas tersebut, momen hangat hadir saat sejumlah anak-anak muncul dengan membawa air minum untuk prajurit yang sedang bekerja keras. Tindakan kecil tersebut berfungsi sebagai dorongan semangat bagi anggota Satgas TMMD yang terus berjuang menyelesaikan proyek drainase di bawah sinar matahari yang terik.
Kehadiran anak-anak itu menambah suasana keakraban di lokasi kerja. Dalam tengah kegiatan pembangunan yang memerlukan tenaga dan ketelitian, perhatian mereka terlihat sebagai representasi kedekatan antara TNI dan masyarakat serta menunjukkan dukungan kuat dari warga untuk pelaksanaan program TMMD ini.
Letkol Inf Farid Heru Puryanto, S.H., selaku Komandan Kodim 1416/Muna dan Dansatgas TMMD ke-130 menyatakan bahwa semangat para prajurit dan masyarakat tetap terjaga meski harus menghadapi cuaca panas.
“Walaupun dalam kondisi cuaca yang menyengat, antusiasme para prajurit dan masyarakat sangat tinggi. Kehadiran anak-anak yang membawa air minum menjadi motivasi tambahan bagi Satgas untuk terus bekerja,” ungkapnya.
Dia menyebutkan bahwa kerjasama dan semangat kolektif ini menjadi kunci untuk mencapai target fisik TMMD sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Selain berupaya memenuhi target, perhatian terhadap kualitas pekerjaan juga menjadi prioritas, sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati masyarakat dalam waktu lama.
Pembangunan drainase di Desa Kawite-wite diharapkan akan memperbaiki aliran air dan mendukung lingkungan permukiman yang lebih sehat. Oleh karena itu, setiap tahap pelaksanaan dilakukan dengan penuh ketelitian dan menjaga kualitas konstruksi.
Dansatgas melanjutkan bahwa hubungan yang harmonis antara prajurit, masyarakat, dan anak-anak menunjukkan nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Dukungan yang diberikan masyarakat menciptakan energi positif bagi Satgas untuk terus melaksanakan tugas dengan optimal.
“Dengan semangat kebersamaan antara prajurit, warga, dan anak-anak, banyaknya antusiasme ini menjadi pendorong bagi seluruh Satgas TMMD. Kami optimis pekerjaan ini akan selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas,” tuturnya.
Kebersamaan yang terjadi di lokasi pembangunan membuktikan bahwa TMMD lebih dari sekadar proyek fisik semata, melainkan juga sebagai wahana untuk mempererat relasi antara TNI dengan masyarakat. Semangat gotong royong yang hidup di Desa Kawite-wite merupakan aspek penting dalam mewujudkan desa yang lebih maju.
