Jelang Penutupan, Satgas TMMD Kodim Belu Lembur Hingga Malam Kejar Target Akses Jalan Usaha Tani
KODIM 1605/BELU, Memasuki hari-hari terakhir pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026 yang berlangsung di Kabupaten Malaka, personel Satgas TMMD Kodim 1605/Belu bersama warga masyarakat merelakan waktu istirahat mereka dan memilih bekerja lembur hingga malam hari, Senin malam (10/8/2026).
Langkah pantang menyerah ini diambil guna memastikan sasaran fisik utama pembangunan, yakni peningkatan akses Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1500 meter tuntas 100 persen sebelum upacara penutupan TMMD resmi digelar.
Di bawah sorotan lampu penerangan darurat dan genset, deru mesin serta derap langkah prajurit TNI dan warga lokal masih bergema di lokasi pengerjaan fisik. Semangat gotong royong yang tinggi seolah mengabaikan rasa lelah dan dinginnya angin malam demi mengejar tenggat waktu yang kian dekat.
Komandan Satgas TMMD 129 Kodim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P.,M.H.I menyampaikan bahwa keputusan untuk lembur hingga malam hari ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam memberikan hasil terbaik bagi masyarakat desa Naas dan Desa Maktihan Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka.
“Penutupan TMMD tinggal menghitung hari. Kami ingin memastikan seluruh pengerjaan jalan usaha tani ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang maksimal. Oleh karena itu, percepatan terus dilakukan, termasuk menambah jam kerja hingga malam hari,” ungkapnya.
Akses jalan usaha tani ini merupakan infrastruktur vital yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat, mayoritas di antaranya menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Sebelum dibangun oleh Satgas TMMD, kondisi jalan sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan tiba, sehingga menyulitkan petani saat mengangkut pupuk maupun hasil panen.
Progres pengerjaan sasaran utama jalan usaha tani ini dilaporkan telah mendekati tahap akhir (finishing). Dengan penyelesaian infrastruktur ini, TMMD tidak hanya meninggalkan fisik bangunan yang kokoh, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong percepatan roda perekonomian di pelosok desa.